BAB CINTA ALLAH PADA HAMBANYA..

”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
Lengkapnya Bab bukti cinta Allah kepada seseorang dan seruan kepada umumnya umat Islam agar pandai-pandai mengambil tauladan darinya serta meningkatkan usaha meraihnya.
Firman Allah :
قُلْ اِنْ كُنتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِى يُحْبِبكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ .
Artinya : ”Katakanlah, jika kamu mengasihi Allah, ikutilah ajaranku, pasti Allah mengasihimu dan mengampuni dosamu. Allah Pengampun dan Penyayang”. (QS. Ali Imran: 31).
يَااَيُّهَاالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهِ فَسَوْفَ يَأْتِى اللّٰهُ بِقَوْمٍ يُحِِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَهُ اَذِلَّةٍ عَلَى اْلمُؤْمِنِيْنَ اَعِزَّةٍ عَلَى اْلَكَافِرِيْنَ يُجَاهِدُوْنَ فِى سَبِيْلِ اللّٰهِ وَّلَا يَخَافُوْنَ لَوْمَةَ لَآءِمٍ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَآءُ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ .
”Hai orang-orang beriman, barang siapa murtad diantara kamu dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai_Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang kafir, mereka berjihad pada jalan Allah, dan mereka tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan_Nya kepada siapa yang dikehendaki_Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian_Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Maidah : 54).
1. Dari Abu Hurairah, Rasul Saw. bersabda. ”Bahwasanya Allah berfirman :
مَنْ عَادَى لِى وَلِيًافَقَدْ اٰذَنْتُهُ بِالْحَربِ، وَمَا تَقَرَّبَ اِلَىَّ عَبْدِىْ بِشَىْءٍ اَحَبَّ اِلَىَّ مِمَاافْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِىْ يَتَقَرَّبُ اِلَىَّ بِالَنَّوا فِلِ حَتَّى اُحِبَّهُ، فَاِذَا اَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِىْ يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِىْ يُبْصِرُبِهِ، وَيَدَهُ الَّتِى يٕبْطِشُ بِهَا، وَرِجُلَهُ الَّتِى يَمشِى بِهَا، وَاِنْ سَأَلَنِى اَعْطَيْتُهُ، وَلَـءِنِ اسْتَعَاذَنِى لَٕاُعِيْذَ نَهُ (رواه البخارى).
Artinya: ”Barang siapa menentang kekasih_Ku, sungguh Aku akan memeranginya. Tiada seorang manusia berusaha mendekatkan diri kepada_Ku, dengan amal ibadah sunah yang Aku senangi sesudah menyempurnakan amal ibadah yang Kuwajibkan atasnya, sehingga Aku menyintainya, maka terhadap orang yang demikian itu, Akulah sebagai pendengarannya, penglihatannya dan tangan yang digerakkannya serta kaki yang dijalankannya. Dan kalau ia memanjatkan do'a, pasti Kupenuhi permohonannya, jika ia mohon perlindungan, pasti Kulindungi dia”. (HR. Bukhari).
2. Dari Abu Hurairah, Nabi Saw. bersabda: ”Ketika Allah cinta kepada seorang manusia, maka disuruhlah Jibril memberitahukan kepadanya bahwa Allah cinta kasih kepada si anu, oleh sebab itu cintailah dia. Kemudian diumumkan kepada masyarakat langit bahwa Allah cinta kasih kepada si anu, oleh sebab itu cintailah dia, maka sesudah di cinta kasihi oleh masyarakat langit, kemudian diterimalah ia di bumi”. (HR. Bukhari-Muslim)
Tambahan dari riwayat Muslim : ”Begitu pula sebaliknya, ketika Allah membenci seorang manusia, maka disuruhlah Jibril mengikuti_Nya dan mengumumkan kepada seluruh masyarakat langit bahwa Allah membenci si anu, oleh sebab itu seluruh penghuni langit membencinya dan kemudian masyarakat bumipun membencinya”. (HR. Muslim).
3. Dari Aisyah : ”Bahwasanya Rasul Saw. menugasi seorang pria untuk memimpin sepasukan perang (Syariyah), dan pria tersebut setiap menjadi imam shalat atas jemaahnya menghatamkan bacaannya dengan surat ikhlas. Alkisah sepulangnya seluruh pasukan Rasul Saw. mereka mengadukan hal itu kepada beliau Saw. Jawab beliau : ”Silahkan kalian bertanya, tentang hikmah tujuan tindakannya itu! Maka bertanyalah mereka, lalu dijawab : ”Karena surat itu meliputi sifat Allah, dan aku senang membacanya”. Kemudian Rasul Saw, bersabda : ”Khabarkanlah kepadanya bahwa Allah Swt, cinta kepadanya”. (HR. Bukhari-Muslim).
بِسْــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم.
;قُلْ هُوَاللّٰهُ اَحَدٌ {١} اَللّٰهُ الصَّمَدُ {٢} لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ {٣} وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوً اَحَدٌ.
;قُلْ هُوَاللّٰهُ اَحَدٌ {١} اَللّٰهُ الصَّمَدُ {٢} لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ {٣} وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوً اَحَدٌ.
Dengan nama Allah Yang Pengasih dan Penyayang.
- Katakanlah, ”Dia-lah Allah yang Maha Esa.
- Allah tempat meminta.
- Dia tidak beranak dan tidak (pula) diperanakkan.
- Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan_Nya.
"Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 195)
