Basmalah



”Dengan menyebut nama Allâh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
BAB YAKIN DAN TAWAKAL.




”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.



Ayat-ayat Al Qur'an yang berkaitan dengan hal tersebut (yakin dan tawakal), diantaranya :

وَلَمَـا رَاَى اْلُؤْمِنُوْنَ اْلاَحْزَابَ قَلُوْا ه‍ٰذَا مَـا وَعَدَنَـااللّٰهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَدَقَ آللّٰهُ وَرَسُوْ وَرَسُلُهُ وَمَــازَاه‍ُمْ اِلاَّ اِمَـانًــا وَتَسْلِيْمًـا (الاحزاب:٢٢)

Artinya : ”Sewaktu orang-orang mukmin melihat sekutu musuh, mereka berkata: ”Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami, benarlah Allah dan Rasul-Nya. Hal itu tiada menambah mereka, kecuali meningkatnya keimanan dan kepatuhan kepada Allah.” (Al Ahzab: 22).

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمْ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَکُمْ فَخْشَوْه‍ُمْ فَزَادَه‍ُمْ اِيْمَانَا وَقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ اْلوَکِيْلُ فَانْقَلَبُوْ ابِنِعْمَةٍ مِنَ اللّٰهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوْءٌ وَاتَّبَعُوْا رِضْوَانَ اللّٰهِ وَاللّٰهُ ذُوْ فَضْلٍ عَظِيْمٍ

Artinya: ”Yaitu orang-orang yang diprovokasi oleh masyarakat umum : ”Sungguh orang-orang kafir telah bersiap menghimpun kekuatan untuk menyerang kamu, oleh sebab itu kamu jangan menyerbu mereka, hendaklah berhati-hati kepada mereka, lalu hal itu mempertebal keimanan mereka, katanya: ”Cukuplah Allah memelihara kami, Dialah sebaik-baik wakil yang diserahi. ” (Ali Imran 173).

وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ اْلمُؤْمِنُوْنَ (العمران:١٢٢)

Artinya : ”.....dan hanya kepada Allah-lah hendaknya orang-orang mukmin berserah diri.” (Al Imran : 122).

فَاِذَاعَزَمْتَ فَتَوَ كَّلْ عَلَى اللّٰهِ (ال عمران:١٥٩)

Artinya : ”.......apabila kamu telah bercita-cita (yang tetap), maka berserah dirilah kepada Allah.” (Al Imran: 159).

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهُ (الطلاق:٣)

Artinya : ”........barang siapa berserah diri kepada Allah, maka Allah akan memeliharanya.” (Ath-Thalak: 3)

وَتَوَ كَّلْ عَلَى اْلحَيِّ الَّذِىْ لاَيَمُوْتُ (الفرقان:٥٨)

Artinya : ”Menyerahlah kepada Allah Yang Hidup tiada mati...... ” (Al Furqon: 58).

اِنَّمَـااْلمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَاكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِِذَا تُلِيَت عَلَيْهِمْ اٰيَاتُهُ زَادَتُهُمْ اِيْمَانًا وَعَلٰى رَبِهِــمْ يَتَوَ كَّلُوْنَ .

Artinya : ”Bahwasanya orang-orang mukmin, yaitu mereka yang ketika disebut asma Allah gemetarlah hatinya, dan ketika ayat-ayat Allah dibacakan meningkatlah keimanannya, sedangkan mereka berserah diri kepada Tuhannya.” (Al Anfal : 2).

Adapun hadits-haditsnya yaitu:

1. Dari Ibnu Abbas, Rasul Saw. bersabda: ”Keadaan umat terdahulu telah diperlihatkan kepadaku, hingga terlihatlah seorang Nabi bersama kelompok kecil, dan ada pula seorang Nabi yang diikuti satu dua orang saja, lebih dari itu ada seorang Nabi tanpa pengikut. Tiba-tiba terlihatlah segolongan besar, aku mengira mereka adalah umatku, ternyata bukan, mereka adalah Nabi Musa bersama masyarakatnya. Namun di ufuk kanan-kiriku terlihat rombongan yang lebih besar lagi, dikatakan kepadaku bahwa : ”Itulah umatmu, dan disisi mereka ada 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab. Selanjutnya Nabi bangun dan masuk kerumahnya, hingga ramailah dibicarakan orang tentang mereka yang masuk surga tanpa hisab itu. Diantara mereka ada yang menduga bahwa; kemungkinan besar mereka yang masuk surga tanpa hisab itu para sahabat Nabi Saw. atau yang lahir secara Islam tidak menyekutukan Allah, atau lain-lain. Kemudian Rasul kembali dan bertanya: ”Masalah apa yang didiskusikan? Akhirnya beliau bersabda: ”Mereka itulah yang tidak pernah menjampi dan dijampikan, tidak suka meramal atau menebak dengan seekor burung (merdukun), dan mereka selalu berserah diri sepenuhnya kepada Allah Swt. Lalu bangunlah Ukasyah bin Mihshan, katanya: ”Ya Rasul, sudilah kiranya engkau berdo'a agar aku termasuk dalam golongan mereka itu. Jawabnya: ”Kamu termasuk diantara mereka.” Dan sahabat-sahabat yang lain juga menyusul, katanya: ”Ya Rasul, sudilah kiranya engkau mendo'akan, agar aku termasuk golongan mereka. Jawabnya: ”Usulmu sudah dicakup lebih dahulu oleh Ukasyah.” (HR. Bukhari-Muslim).

2. Dari Ibnu Abbas, Rasul Saw. berdo'a sebagai berikut:

اَللّٰهُــمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اٰمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اٰنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ، اَللّٰهُمَّ اَعُوْذُ بِعِزَّتِكَ لاَاِلٰهَ اِلاَّ انْتَ اَنْ تُضِلَّنِى اَنْتَ اْلحَيُّ الَّذِىْ لآتَمُوْتُ وَاْلجِنُ ّوَالْاِنْسُ يَمُوْتُونَ (متفقوعليه).

Artinya : ”Ya Allah, aku berserah diri kepada_Mu, beriman kepada_Mu, dan penuh tawakkal kepada_Mu, kembali kepada_Mu serta berjuang juga kepada_Mu.Ya Allah, lindungilah diriku dengan Perkasa_Mu, tiada Tuhan yang lain kecuali Engkau, janganlah Kau sesatkan diriku, Engkaulah Yang hidup tanpa mati, di saat manusia dan jin binasa semuanya.” (HR. Bukhari-Muslim).

🙏